download leaflet
A. Latar belakang
Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik (Balittro) telah menghasilkan inovasi teknologi komoditas obat dan aromatik meliputi: benih varietas unggul, teknik budidaya, pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan teknologi pasca panen. Akan tetapi inovasi teknologi tersebut belum optimal dimanfaatkan oleh praktisi pertanian/perkebunan untuk meningkatkan produktivitas, mutu dan sekaligus daya saing produk. Hal tersebut disebabkan belum optimalnya kegiatan sosialisasi guna mempromosikan inovasi teknologi tersebut ke masyarakat.
Dalam upaya mendukung pengembangan agribisnis tanaman obat dan aromatik, Balittro melalui Koordinator Alih Teknologi (KAT) melaksanakan kegiatan Magang Teknologi Tanaman Obat dan Aromatik (TOA) yang penyelenggaraannya dapat direncanakan dan disesuaikan dengan kebutuhan dan alokasi waktu pengguna.
Panen merupakan salah satu rangkaian tahapan dalam proses budidaya tanaman obat. Waktu, cara pemanenan dan penanganan bahan setelah panen merupakan periode kritis yang sangat menen-tukan kualitas dan kuantitas hasil tanaman. Oleh karena itu waktu, cara panen dan penanganan tanaman yang tepat dan benar merupakan faktor penentu kua-litas dan kuantitas. Setiap jenis tanaman memiliki waktu dan cara panen yang berbeda. Tanaman yang dipanen buahnya memiliki waktu dan cara panen yang berbeda dengan tanaman yang dipanen berupa biji, rimpang, daun, kulit dan batang. Begitu juga tanaman yang mengalami stres lingkungan akan memiliki waktu panen yang ber-beda meskipun jenis tanamannya sama. Berikut ini diuraikan saat panen yang tepat untuk beberapa jenis tanaman obat.
ADAS TANAMAN YANG BERPOTENSI DIKEMBANGKAN SEBAGAI BAHAN OBAT ALAMI
Tanaman Adas (Foeniculum vul-gare Mill.) adalah tanaman herba tahunan dari familii Umbelliferae dan genus Foeniculum. Tanaman ini berasal dari Eropa Selatan dan daerah Mediterania, yang ke-mudian menyebar cukup luas di berbagai negara seperti Cina, Meksiko, India, Itali, Indian, dan termasuk negara Indonesia. Genus Foeniculum mempunyai tiga spesies yaitu F. vulgare (adas), F. azoricum (adas bunga di-gunakan sebagai sayuran) dan F. dulce (adas manis digunakan juga sebagai sayuran). F. vulgare mempunyai sub spesies yaitu F. fulgare var. dulce dan F. vulgare var. vulgare.
More Articles...
Page 1 of 13






MEMBER LOG IN
Teknologi Unggulan
Get the Flash Player to see this player.






